Menggunakan Borders and Shading
Borders and Shading merupakan fasilitas yang digunakan untuk membuat bingkai dan arsiran pada naskah yang telah dibuat. Borders and Shading dapatdigunakan dalam satu kolom penuh atau hanya sebagian kalimat saja. Untuk mengaktifkan Borders and Shading adalah pilih tab HOME, kemudian klik tanda panah kecil pada icon border and shading yang ada di kolom PARAGRAF.
Penggunaan Borders and Shading apabila hanya sebagian kalimat, makalakukan blok pada baris tersebut, kemudian pilih bordernya. Sedangkan apabila ingindigunakan satu halaman penuh, maka tekan tombol Ctrl+A pada keyboard, kemudianpilih salah satu border. Berikut adalah tampilan kotak dialog Borders and Shading.
Image

A. BORDER

Keterangan:
1)Setting : ada 5 pilihan yang bisa dipilih,misalnya None, Box, dan lain-lain.
2)Style : model-model pilihan garis
3)Color : warna garis.
4)Width : mengatur tebal/tipisnya garis.
5)Preview : untuk melihat hasil setting.
6)Apply to : format/setting dapat diberlakukan pada (pilihan).
7)Options : pilihan di dalamnya masih ada pilihan lagi.
8)Show Toolbar : untuk memunculkan toolbar.
9)Horizontal line : untuk memberi garis horizontal.
10)OK : apabila setuju setting.
11)Cancel : apabila ingin membatalkan setting
B. PAGE BORDER
keterangan
1)Setting : ada 5 pilihan yang bisa dipilih.
2)Style : model-model pilihan garis.
3)Color : warna garis.
4)Width : mengatur tebal/tipisnya garis.
5)Art : jenis atau model garis.
6)Preview : untuk melihat hasil setting.
7)Apply to : format/setting dapat diberlakukan pada (pilihan).
8)Options : pilihan di dalamnya masih ada pilihan lagi.
9)Show Toolbar : untuk memunculkan toolbar.
10)Horizontal line : untuk memberi garis horizontal.
11)OK : apabila setuju setting.
12)Cancel : apabila ingin membatalkan setting
C. SHADING 
keterangan : 
1)Shading digunakan untukmemberi warna dasar tulisan.
2)Fill : warna yang akan dipilih.
3)More color : fasilitas warna yang lain.
4)Patterns
        – Style : model atau polaberupa pilihan.
        – Apply to : format/settingdapat diberlakukan pada (pilihan).
5)Show Toolbar : untuk memunculkantoolbar.
6)Horizontal line : untuk memberi garishorizontal.
7)OK : apabila setuju setting.
8)Cancel : apabila inginmembatalkansetting.
Contoh penggunaan Borders and Shading adalah sebagai berikut.
 

Sampingan  —  Posted: Februari 23, 2012 in Uncategorized

MACAM-MACAM PENYAKIT AKIBAT PENGGUNAAN KOMPUTER
A. Stres
Bekerja menggunakan komputer dapat menimbulkan stres. Stres yang dapat
ditimbulkan oleh penggunaan komputer tidak memiliki perbedaan dengan tipe stres
yang ada didalam kehidupan. Seperti yang telah ditemukan The National Institut of
Occupational Safety and Health (NIOSH), menemukan bahwa operator komputer
mengalami stress pekerjaan yang lebih tinggi dibandingkan pekerja lain.
B. Gangguan Pada Mata dan Penglihatan
Penggunaan komputer dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan
gangguan ketajaman, ‘sakit kepala dan gangguan pada mata itu sendiri. Keadaan ini oleh
The American Optometric Association disebut Computer Vision Syndrome (CVS).
Bukan tidak mungkin jika kemudian akan menjadi permanen dan akan merusak mata.
Namun keadaan ini akan segera berkurang jika penggunaan komputer dihentikan.
Sehingga perlu diketahui gejala — gejala yang muncul selama menggunakan komputer.
Gejala CVS tersebut antara lain :
1. Myopia sementara,
Yaitu ketidakmampuan melihat dengan jelas objek yang jauh untuk beberapa
saat sampai beberapa jam setelah menggunakan komputer.

2. Mata lelah
Keadaan mata yang lelah ini dapat disebabkan oleh bahaya dari monitor,
koreksi penglihatan yang berkurang, membaca dokumen dengan ukuran huruf
yang kecil, keadaan kontras yang tidak seimbang antara teks dan Tatar
belakang, kejapan pada monitor yang nyata dan mata yang kering.
3. Penglihatan kabur
Penglihatan yang kabur dapat disebabkan oleh perubahan fisilogis ( akibat
proses penuaan atau penyakit ). Hal ini juga dapat diakibatkan karena melihat
benda tents menerus dengan jarak 12 inchi dan membaca dengan cahaya yang
kurang.
4. Mata kering, iritasi dan mata berair.
Keadaan ini terjadi jika kekurangan cairan untuk menjaga kelembaban mata
terjaga dengan keadaan refleks kedipan mata. Jumlah kedipan mata bervariasi
sesuai dengan aktivitas yang sedang dilakukan dan akan berkurang saat sedang
berkonsentrasi. Mata menjadi merah dan berair, disebabkan karena saat
menggunakan komputer akan mengurangi jumlah kedipan.
5. Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya.


6. Sakit kepala, sakit punggung, sakit leher dan spasme otot.
Hal- hal yang dapat menyebabkan munculnya CVS adalah :
1. Posisi tubuh yang buruk saat berhadapan dengan komputer.
2. Penerangan yang menghasilkan silau atau bayangan, gambar yang kabur atau
gambar yang terlalu gelap atau terlalu terang.
3. Jumlah kedipan tidak cukup untuk membasahi permukaan bola mata.
4. Penggunaan lensa koreksi yang tidak sesuai dengan posisi dan jarak pengguna
dari monitor
5. Kelainan minor pada penglihatan yang diperberat oleh penggunaan komputer.

Berikut ini langkah – langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko
terjadinya CVS, yaitu :
1. Melakukan pemeriksaan mata
Hal ini merupakan langkah terpenting yang dapat dilakukan untuk mencegah atau
mengobati CVS. Sesuai dengan The National Institute of Occupational Safety and
Health (NIOSH), pengguna komputer hams memeriksa mata sebelum bekerja
menggunakan komputer dan melakukan pemeriksaan tersebut setiap tahun.
2. Pengaturan pencahayaan
Cahaya yang berasal dari komputer merupakan masalah utama. Langkah untuk
menguranginya yaitu dengan mengatur sumber cahaya lainnya, seperti dengan menutup
jendela, mematikan lampu serambi dan mengubah letak penerangan. Langkah kedua
yaitu dengan merninimalkan cahaya yang ditimbulkan oleh monitor, yaitu dengan
menggunakan layar khusus untuk mengurangi cahaya tersebut, dengan mengubah posisi
dan kemiringan monitor dan mengatur kontras.
3. Pengaturan penglihatan
Untuk memperbaiki ketajaman penglihatan selama menggunakan komputer, langkahnya
yaitu : _
• Jarak Monitor dengan mata 18 — 24 inchi
• Posisi monitor pada ketinggian yang tepat, yaitu setinggi mata.
• Membersihkan monitor secara teratur untuk mengurangi kelelahan mata.
• Menggunakan kacamata yang di desain untuk pengguna komputer.
• Jika anda menggunakan kacamata bifocal, posisikan monitor dengan
tepat sehingga anda tidal( perlu memiringkan kepala untuk melihat
layar.
• Mengistirahatkan mata anda dengan cara menutup mata dan melihat kearah lain
dengan jarak yang bervariasi.
1. Meminimalkan cahaya yang berasal dari monitor.
2. Mengedipkan mata lebih sering.
3. Melatih mata.
4. Melakukan istirahat yang teratur
5. Memodifikasi tempat kerja.

9. Melakukan olah raga ringan meskipun dalam keadaan duduk, seperti
menggerakan lengan, kaki, punggung, leher dan bahu secara teratur, seperti yang
telah direkomendasikan oleh NIOSH.
Tidak semua keadaan di tempat kerja memberikan kenyamanan dalam
menggunakan komputer. Berikut ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk
mengurangi resiko terjadinya gangguan penglihatan, yaitu :
1. Jika menggunakan komputer dalam jangka waktu yang panjang.
Cara untuk mengurangi resikonya yaitu dengan:
• Mengistirahatkan mata
• Menjaga kebersihan layar monitor
• Secara periodik menutup mata
• Menggunakan obat tetes mats jika diperlukan
2. Cahaya pada komputer yan berasal dari jendela.
Cara untuk mengurangi resikonya yaitu dengan :
• Menggunakan penutup jendela
• Meletakkan posisi monitor tegak lures dengan jendela atau sumber
cahaya lainnya.
• Mengatur letak dan kemiringan monitor untuk mengurangi cahaya yang
dihasilkan komputer.
• Menggunakan layar untuk mengurangi cahaya yang dihasilkan monitor.
3. Cahaya pada komputer yang berasal dari lampu.
Cara untuk mengurangi resikonya yaitu dengan :
• Mengurangi penerangan
• Mengubah letak penerangan
• Mengatur letak dan kemiringan monitor untuk mengurangi cahaya yang
dihasilkan komputer.
6
C. Gangguan Muskuloskeletal
Gangguan Muskuloskeletal yang ditimbulkan akibat penggunaan komputer
mulai dari kelemahan otot dan tendon atau nyeri leher dan punggung sampai dengan
trauma yang kumulatif. Trauma kumulatif ini berhubungan dengan terdapatnya gerakan
yang berulang secara terus menerus untuk waktu yang lama yang disebut sebagai
Repetitive Strain Injury (RSI). Penyebab gangguan musculoskeletal ini antara lain
postur tubuh yang tidak sesuai terjadi terus menerus saat menggunakan komputer,
penyokongan punggung yang tidak sesuai, duduk dengan posisi yang sama dengan
jangka waktu yang lama dan desain ergonomik yang buruk.
Gejala yang ditimbulkanoleh RSI antara lain :
1. Kesesakan, ketidaknyamanan, kekakuan, kesakitan atau terbakar ditangan,
pergelangan tangan, jari – jari, lengan bawah dan siku
2. Perasaan geli, kedinginan atau mati rasa pads tangan
3. Kekakuan atau kehilangan kekuatan dan koordinasi tangan
4. Nyeri yang menyebabkan terbangun dimalam hari _
5. Memiliki keinginan untuk memijat tangan, pergelangan tangan dan lengan
6. Nyeri punggung, bahu atau leher yang berhubungan dengan penggunaan
komputer.
Repetitive Strain Injury (RSI) terjadi karena gerakan fisik yang berulang- ulang
menyebabkan kerusakanpada tendon, saraf, oto dan jaringan lainnya. Peningkatan
penggunaan komputer dengan kecepatan yang tinggi dalam mengetik menyebabkan
cedera pads tangan, lengan, dan bahu.
Yang termasuk dalam RSI antara lain sakit 1 eher, nyeri punggung, Carpal Tunnel
Syndrome, DeQuervains Tenosynovitis, Thorscic Outlet Syndrome, Shoulder
Impingement Syndrome, dan tennis Elbow.

 

Berikut merupakan petunjuk sederhana dalam menggunakan komputer agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan.

1. Pandangan Mata

Untuk mengurangi rasa sakit pada mata akibat pandangan fokus ke layar monitor memiliki layar anti     silau (filter screen) atau memakai kacamata berwarna.

2.  Ergonomis Posisi Duduk

Pekerjaan dikantor sebagian besar dilakukan didepan komputer. Posisi duduk saat menggunakan komputer yang ergonomis dan nyaman diharapkandapat membuat pengguna tersebut tidak cepat lelah sehingga produktivitas bekerja akan semakin meningkat. Berdasarkan pada OHSA dan referensi lainnya, Posisi duduk, jarak pandang antara monitor yaitu :

a.  Peletakan meja

Pastikan posisi dan pengaturan kursi dan meja telah sesuai dengan postur tubuh anda. Letakkan keyboard pada meja dan  diatur   dengan posisi senyaman mungkin.

b. Posisi tubuh/ posisi duduk

• Posisi tubuh kurang tepat membuat kurang nyaman
• Posisi kaki dapat menyanggah lantai
• Siku dan Lutut membentuk sudut 90 derajat
• Duduk tegak
• Keyboard sama tinggi dengan siku agar gerakan tangan dan jemari dapat mengurangi ketegangan
otot dan persendian

                               
Posisi yang Benar                                         Posisi yang salah

Tubuh pengguna, leher, dan kepala tegak vertikal, sedangkan pinggul, paha dan lutut horisontal. Kaki bagian bawah tegak  vertikal.
3.  Penggunaan monitor
• Atur senyaman mungkin resolusi monitor anda sehingga tidak melelahkan mata.
• Jarak mata ke monitor paling dekat 25 inchi (± 60 cm), lebih jauh akan lebih baik lagi.
• Kemiringan monitor dimana bagian atas monitor sedikit lebih jauh dari mata daripada bagian bawah monitor.

                  

Posisi yang benar                                                Posisi yang salah

 

4. Letak Pergelangan Tangan, Jemari tangan dan Lengan

• Pastikan pergelangan tangan, jemari tangan dan lengan dalam keadaan santai, tidak melengkung         dan tegang
• Letak posisi yang benar dapat terhindar dari penyakit radang sendi (Repetitive strain Injury-RSI)

Ini cara – cara penggunaan perangkat komputer yang benar

 

 

Pencegahan Carpal Syndrome dapat dilakukan dengan metode senam tangan

 

 

 

 

Walaupun akibat carpal syndrom tidak membahaykan jiwa penderitanya dan sebagian besar bisa membaik fisioterapi, akan tetapi dalam beberapa kasus carpal sindrom memerlukan tindakan pembedahan. Beruntung dengan kemajuan ortopedi yang amat pesat, beberapa pasien hanya dibuka kulitnya 1 cm sampai 2 cm saja.

Oleh sebab itu, mari lihat bagaimana cara memakai komputer yang benar. Jangan lup juga untuk menyebarluaskan informasi berharga ini pada teman-teman atau keluarga anda karena ini akan membantu mereka menghindari carpal sindrom.

 

5. Beristirahat

Beristirahatlah selama 10 menit setelah berkerja 1 jam di depan komputer agar mata dan organ tubuh  lainya juga beristirahat


SOUND CARD

Posted: Agustus 11, 2011 in Uncategorized

Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:

  • Sound Card Onboard,  yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer.

  • Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI

  • Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire

Fungsi Sound Card
Sound card memiliki 4 fungsi utama, yaitu sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengkonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Dan biasanya terdapat pada komputer-komputer yang bercirikan Multimedia.

Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu :
1. Melalui teknologi frequency modulation (FM) atau Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jernih. Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara asli.
2. Cara wavetable adalah merekam suara yang tersimpan pada chip kartu suara, dan meneruskannya ke spiker.
3. synthesizing secara fisik berarti suara disimulasikan melalui prosedur programming yang kompleks.
Perangkat Lunak Soundcard

Setiap paket soundcard mempunyai perangkat lunak. Perangkat lunak yang berjalan di komputer berguna untuk:
• Antar-muka operator-keyboard dan layar
• Melacak bagian audio band (200 sampai 4000 Hz) dan memperlihatkan spektrum ini pada bentuk display air terjun atau spektrum
• Memilih sinyal-sinyal tertentu dan memisahkannya dari sinyal lain dan mengubahnya
• Memperlihatkan output pada layar
• Ketika siap untuk memancarkan sinyal, menerima data dari keyboard dan mengubah data keyboard ke sebuah output audio yang diubah untuk dikirim ke SSB rig

Teknologi terbaru

Salah satu contoh terobosan terbaru di dunia audio digital adalah Creative Extigy. Creative Extigy merupakan sebuah external soundcard. Basis teknologi yang digunakan berdasarkan Creative Audigy dengan kemampuan audio 24bit dan audio playback multi channel 96KHz serta 100dB Signal Noise Ratio. “Sound Blaster Audigy Extigy adalah era baru dalam PC Audio dan akan menjadikan kami pemimpin dalam dunia audio dengan sebuah solusi external namun dengan kemampuan Sound Blaster Audigy”, kata Sim Wong Hoo pendiri Creative.

Menggunakan port USB sebagai koneksi ke PC, SB Extigy juga mampu digunakan sebagai perangkat stand alone untuk dihubungkan ke perangkat elektronik lain seperti Playstation atau CD / DVD Player melalui konektor line-in analog. Bahkan fungsi SB Extigy juga mampu digunakan dengan audio playback 5.1 atau karaoke melalui sebuah VCD / DVD Player. DSP Dekodernya sendiri mampu digunakan untuk Dolby Digital AC-3 dan CMSS Surround sehingga tidak akan mengurangi kualitas audio sebuah film DVD. Apalagi bila dipasangkan dengan speaker Creative Inspire 5300 dan 5700 tentunya akan membuat anda lupa berdiri.

Minimal sistim yang diperlukan adalah O/S Windows 98 SE (Win95 dianggap sudah pensiun), Pentium II keatas, memory 128MB, port USB 1.1, 250MB hard disk space, serta sebuah CDROM untuk instalasi PC.

Sumber:
http://www.bhineka.com

http://www.komputeraktif.com

http://www.wikipedia.com

Hello world!

Posted: Agustus 10, 2011 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.